Bagaimana Cara Kerja CSS?
CSS bekerja ketika browser memuat halaman website. Untuk menerapkan pengaturan tampilan HTML yang telah ditentukan dengan kode CSS, prosesnya meliputi beberapa langkah.
Mulanya, browser akan memuat file HTML dan CSS (jika kodenya ditulis sebagai external CSS). Kemudian, browser mengubah keduanya menjadi document object model (DOM). Ini adalah komponen yang mewakili file HTML dan CSS dalam memori perangkat pengunjung website.
Setelah HTML dan CSS diubah menjadi DOM, browser akan melakukan rendering, proses di mana browser menerapkan pengaturan di kode CSS pada elemen-elemen HTML. Hasilnya adalah halaman website yang tampil di layar perangkat Anda.
5+ Contoh CSS
1. Menentukan Format Paragraf
Salah satu contoh CSS adalah untuk mengatur format paragraf. Misalkan ingin agar semua paragraf dalam sebuah halaman website berukuran 120% dan berwarna abu tua, Anda cukup menambahkan kode di bawah ini:
p { font-size: 120%; color: dimgray; }2. Mengubah Warna Link
Anda juga bisa mengubah warna link dengan CSS. Sebagai catatan, warna link yang ditentukan dengan CSS ada empat, yaitu:
- Normal: warna link yang belum pernah dibuka dan tidak diklik
- Visited: warna link yang sudah pernah dibuka
- Hover: warna ketika Anda meletakkan kursor di atas link
- Active: warna link ketika Anda klik
Untuk menentukan keempat warna itu, gunakan kode di bawah ini dan ketikkan warna yang Anda inginkan setelah color:.
a:link { color: gray; } a:visited { color: green; } a:hover { color: purple; } a:active { color: teal; }3. Menentukan Huruf Kapital/Kecil
Ingin agar sebuah paragraf berisi huruf kecil saja? Anda tinggal mengganti “Paragraf Anda” di kode berikut ini dengan teks yang diinginkan:
<p class="smallcaps">Paragraf Anda.</p>4. Membuat Kotak Teks
CSS juga memungkinkan Anda membuat kotak teks. Umumnya, kotak teks digunakan untuk menonjolkan sebuah informasi penting. Untuk melakukannya, gunakan contoh CSS ini:
p.important { border-style: solid; border-width: 5px; border-color: purple; }
Kode tersebut akan menambahkan kotak dengan border berukuran 5px dan warna ungu di sekitar teks yang Anda tandai dengan class important. Untuk menandai teks dengan class itu, tambahkan kode berikut ini:
<p class="important">Paragraf Anda.</p>5. Membuat Tombol Link
Link akan terlihat lebih mencolok jika diletakkan dalam sebuah tombol. Untuk membuatnya dengan CSS, gunakan kode di bawah ini:
a:link, a:visited, a:hover, a:active { background-color: green; color: white; padding: 10px 25px; text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; }Supaya Anda tahu apa saja fungsi dari bagian-bagian kode tersebut, simak penjelasan berikut ini:
- a:link, a:visited, a:hover, a:active memastikan bahwa tombol Anda akan selalu tampil meski sudah diklik atau ditunjuk dengan kursor.
- background-color menentukan warna tombol.
- padding menentukan ukuran tombol.
- text-align menentukan letak teks dalam tombol, misalnya di pinggir atau di tengah.
- text-decoration menentukan ada atau tidaknya garis bawah di teks.
- display: inline-block memungkinkan Anda untuk mengatur tinggi dan lebar tombol.
6. Meng-highlight Baris dalam Tabel
Jika ingin agar baris dalam sebuah tabel memiliki warna berbeda ketika ditunjuk dengan kursor, Anda bisa menambahkan contoh CSS berikut ini:
tr:hover { background-color: #ddd; }
Setelah background-color: Anda cukup mengganti #ddd dengan kode warna CSS. Cek daftar kode warna CSS apabila Anda belum tahu.

Komentar
Posting Komentar