Perbedaan Adware dengan Virus

 Perbedaan adware dengan virus sekilas tidak ada. Tapi, keduanya ternyata memiliki perbedaan. Virus merupakan malware yang dirancang untuk menyusup, merusak hardware, dan mencuri data pribadi pemilik komputer. Sedangkan adware, belum tentu mengandung virus.

Adware adalah perangkat lunak untuk mendistribusikan iklan online. Namun, seringkali pop-up iklan online mengganggu pengunjung saat menjelajahi web/apps dan beberapa iklan terkadang membawa malware. 

Memangnya, bagaimana sih cara kerja adware?

Cara Kerja Adware

Secara garis besar, adware dengan sendirinya terinstal ke device saat Anda membuka website tertentu ataupun mengunduh suatu program.

Jika kita bedah lebihi jauh, pembuat adware akan menerima pembayaran melalui beberapa cara ini:

  1. Pay-per-click (PPC): saat Anda mengklik iklan;
  2. Pay-per-view (PPV): saat iklan tayang di depan Anda;
  3. Pay-per-install (PPI): setiap kali software berhasil terinstal ke device.

Bahayanya lagi, adware juga mampu mengumpulkan histori web browser Anda tanpa izin untuk dijual ke pihak ketiga. Sehingga, pihak ketiga—entah pengembang atau siapapun itu—bisa secara curang mempelajari Anda dan melakukan personalized marketing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cicada 3301, Teka-teki Paling Misterius di Internet yang Sulit Terpecahkan

Pengenalan User Interface (UI)

Siapa itu Bjarne Stroustrup